ASIA NUSA FESTIVAL 2026 Makin Meriah! Ludruk Cilik, Tari Tradisional, Fashion Show Etnik hingga Jalan Sehat Siap Hidupkan Lumajang

Lumajang – berita9.news – ASIA NUSA FESTIVAL 2026 bukan sekadar tempat berburu kuliner. Festival yang digagas Generasi Digital Indonesia (GRADASI) Kabupaten Lumajang bersama pelaku UMKM ini juga menghadirkan rangkaian hiburan musik, seni tari, pertunjukan budaya, fashion show, karaoke, hingga jalan sehat yang siap menjadi magnet kunjungan masyarakat.
Berlangsung setiap Sabtu dan Minggu selama Oktober hingga awal November 2026, kegiatan ini memadukan hiburan masyarakat dengan promosi produk UMKM. Pengunjung bisa menikmati pertunjukan seni sekaligus mencicipi aneka hidangan Nusantara dan camilan yang ditawarkan para pelaku usaha.
Sekretaris Panitia ASIA NUSA FESTIVAL, Puji Purnama, mengatakan rangkaian kegiatan disiapkan untuk memberikan pengalaman yang beragam bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi komunitas seni, pelaku industri kreatif, dan UMKM untuk tampil bersama.
“Dalam ASIA NUSA FESTIVAL ini ada sejumlah kegiatan, mulai dari hiburan musik, seni tari, seni budaya lainnya, hingga fashion show. Masyarakat bisa menikmati hiburan sambil menyantap berbagai menu Nusantara dan camilan yang tersedia di stand UMKM,” kata Puji Purnama kepada media ini, Kamis (15/10/2026) malam.
Menurut Puji, perpaduan hiburan dan kuliner tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan suasana festival sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang datang.
Konsep ini membuat ASIA NUSA FESTIVAL tidak hanya berorientasi pada pertunjukan di atas panggung, tetapi juga berupaya menghadirkan aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Grand Opening 24 Oktober, Sejumlah Dinas dan Instansi Diundang. Ketua GRADASI Kabupaten Lumajang, Akhmad Nurhuda, menyampaikan bahwa kegiatan pada 10 dan 11 Oktober 2026 telah berlangsung sebagai soft opening atau pembukaan awal.
Selanjutnya, grand opening atau pembukaan resmi dijadwalkan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 21.00 WIB. Panitia berencana mengundang sejumlah dinas, instansi terkait, serta para pemangku kepentingan (stakeholder) yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan.
“Pada 10 dan 11 Oktober kemarin, kegiatan sudah berjalan sebagai soft opening. Insyaallah, grand opening akan dilaksanakan pada 24 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB mendatang, dengan mengundang sejumlah dinas, instansi, serta stakeholder terkait,” ujar Akhmad Nurhuda kepada wartawan.
Pembukaan resmi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih luas konsep festival yang menggabungkan kuliner Nusantara, seni budaya, hiburan, dan pemberdayaan UMKM.
Meski demikian, keberhasilan kegiatan tidak cukup diukur dari seremoni pembukaan maupun kemeriahan panggung. Dampak terhadap penjualan UMKM, jumlah pengunjung, serta keberlanjutan aktivitas ekonomi juga menjadi indikator penting untuk melihat manfaat festival bagi masyarakat.
Ini Jadwal Lengkap ASIA NUSA FESTIVAL 2026
Panitia telah menyiapkan sejumlah pertunjukan untuk enam hari kegiatan berikutnya, mulai dari seni tari tradisional, musik, ludruk cilik, fashion show etnik, hingga jalan sehat memperingati Hari Pahlawan.
Sabtu, 17 Oktober 2026
Panggung festival akan diisi pertunjukan seni dan hiburan sejak sore hingga malam hari.
- 16.00–17.30 WIB: Sanggar Citra Budaya, menampilkan Tari Mari Kangen, Tari Gajah Melin, Tari Angsa Putih, Tari Laksmi, Kluwung Emas, Tari Lungdoyo, dan Tari Selap.
- 18.00–19.00 WIB: Poustur Model's.
- 19.00–20.00 WIB: Swanitee.
- 20.00–22.00 WIB: Panggung Karaoke Session 2.
Penampilan Sanggar Citra Budaya menjadi salah satu agenda pembuka yang menghadirkan ragam tari tradisional. Setelah itu, pengunjung dapat menikmati pertunjukan berikutnya hingga sesi karaoke malam hari.
Minggu, 18 Oktober 2026
Agenda Minggu dimulai sejak pagi dengan kegiatan olahraga, dilanjutkan hiburan dan pertunjukan fashion show.
- 06.00–07.00 WIB: Aerodut.
- 07.00–16.00 WIB: Karaoke Session Popdut.
- 16.00–18.30 WIB: Sanggar Ayu Langgeng.
- 19.00–21.00 WIB: JDS versus Poustur Model's dalam Ethnic Musik Fashion Show.
- 21.00–22.00 WIB: Karaoke Session Popdut/Electone Session.
Perhatian pengunjung diperkirakan tertuju pada agenda Ethnic Musik Fashion Show, yang memadukan musik dengan peragaan busana bernuansa etnik. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu ruang bagi kreativitas dan industri fesyen untuk tampil di hadapan masyarakat.
Sabtu, 24 Oktober 2026
Hari ini menjadi salah satu momentum penting karena bertepatan dengan jadwal grand opening yang disampaikan Ketua GRADASI Kabupaten Lumajang.
- 16.00–17.30 WIB: Poustur Model's.
- 18.00–21.00 WIB: Gatra Ludruk Cilik Lumajang, membawakan Legenda Winong.
- 21.00–22.00 WIB: Grand Opening Asia Nusa Festival 2026.
Pertunjukan ludruk cilik menjadi daya tarik tersendiri. Kesenian tradisional ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal, memainkan, dan menjaga keberlanjutan seni pertunjukan daerah.
Adapun seremoni pembukaan resmi dijadwalkan pukul 19.00 WIB. Karena jadwal tersebut berada di tengah rentang pertunjukan Gatra Ludruk Cilik Lumajang, panitia perlu memastikan pengaturan waktu agar agenda pembukaan dan pertunjukan dapat berjalan tertib tanpa mengganggu satu sama lain.
Minggu, 25 Oktober 2026
Rangkaian kegiatan kembali dimulai pada pagi hari dan berlanjut hingga malam.
- 06.00–07.00 WIB: Aerodut.
- 07.00–16.00 WIB: Karaoke Session Popdut.
- 16.00–17.00 WIB: Sanggar Citro Langgeng.
- 17.30–19.00 WIB: Sanggar Citra Budaya.
- 19.00–21.00 WIB: Poustur Model's versus JDS.
- 21.00–22.00 WIB: Karaoke Session Popdut.
Agenda ini memberikan ruang bagi sanggar seni untuk menampilkan kreativitasnya sekaligus menawarkan hiburan bagi masyarakat yang berkunjung pada sore dan malam hari.
Sabtu, 31 Oktober 2026
Musik menjadi suguhan utama pada penghujung Oktober.
- 16.00–19.00 WIB: Gmayor Band (Widya Gama).
- 19.00–21.00 WIB: SME Musik.
- 21.00–22.00 WIB: Karaoke Session Osing Sing Song.
Kehadiran band dan sesi musik dengan nuansa Osing menambah variasi hiburan yang ditawarkan. Masyarakat dapat menikmati pertunjukan sembari mencicipi aneka menu kuliner yang tersedia.
Minggu, 1 November 2026
Rangkaian kegiatan awal November ditutup dengan agenda olahraga dan hiburan hingga malam.
- 06.00–07.00 WIB: Aerodut.
- 07.00–11.00 WIB: Jalan Sehat Hari Pahlawan dan Electone Session.
- 12.00–22.00 WIB: Karaoke Session Osing Sing Song.
Jalan sehat menjadi salah satu agenda yang berpotensi melibatkan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Agar pelaksanaannya berjalan lancar, pengaturan rute, keamanan peserta, serta koordinasi dengan pihak terkait perlu dipastikan oleh panitia.
Kuliner Nusantara Jadi Teman Menikmati Hiburan. Salah satu daya tarik ASIA NUSA FESTIVAL adalah keberadaan stand UMKM dengan beragam pilihan makanan dan minuman.
Pengunjung dapat menjumpai jajanan tradisional seperti klepon, apam, latok, lemet, dan gatot; pisang goreng khas Lumajang; hingga risoles, putu ayu, dan serabi kinca.
Pilihan makanan berat juga tersedia, mulai dari rawon Jawa Timur, pecel, soto ayam kampung, nasi babat, nasi usus, nasi paru, nasi empal, hingga rice bowl rendang.
Tidak hanya itu, terdapat pula Soto Banjar, apam Barabai, Coto Makassar, mi godhog Jogja, ayam songkem, sop kaki sapi, sop merah, dan ketoprak.
Sementara pilihan camilan serta minuman mencakup dimsum, tahu bakso, pentol bakso bakar, cheese coin aneka rasa, es longan, kopi, hingga Butterscotch Cendol Latte.
Keberagaman menu ini memberi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.
Namun, ramainya pengunjung tidak otomatis menjamin peningkatan omzet. Penataan stand, harga yang sesuai, kualitas produk, kebersihan, pelayanan, serta promosi tetap menentukan apakah kunjungan berujung pada transaksi.
Karena itu, festival ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk menguji respons pasar dan membangun hubungan dengan pelanggan baru.
Tantangan Panitia: Keramaian Harus Berdampak pada Ekonomi. Dengan beragam agenda dari pagi hingga malam, ASIA NUSA FESTIVAL memiliki potensi menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, komunitas seni, dan pelaku UMKM.
Akan tetapi, penyelenggaraan kegiatan di ruang perkotaan juga membutuhkan perencanaan yang matang. Pengaturan lalu lintas, parkir, kebersihan, keamanan, kenyamanan warga sekitar, dan kepastian perizinan harus menjadi perhatian agar kegiatan tidak menimbulkan persoalan baru.
Panitia juga perlu memastikan jadwal pertunjukan diumumkan secara jelas, termasuk apabila terjadi perubahan waktu. Informasi yang akurat akan membantu masyarakat merencanakan kunjungan dan menghindari kesalahpahaman.
Lebih jauh, evaluasi kegiatan sebaiknya mencakup jumlah pengunjung, omzet peserta, jumlah transaksi, serta tanggapan pelaku UMKM. Data tersebut dapat menjadi dasar untuk memperbaiki penyelenggaraan berikutnya.
Pada akhirnya, ASIA NUSA FESTIVAL bukan hanya tentang panggung musik, tarian, fashion show, atau jajanan Nusantara. Nilai utamanya terletak pada kemampuan menyatukan hiburan, pelestarian budaya, dan aktivitas ekonomi dalam satu kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
Dengan semangat “Belanja Lokal, Nongkrong Asyik, UMKM Naik Kelas”, ASIA NUSA FESTIVAL 2026 diharapkan menjadi ruang bagi produk lokal untuk dikenal, seni budaya untuk terus hidup, dan ekonomi masyarakat Lumajang untuk bergerak lebih luas.
📬 Berlangganan Newsletter
Dapatkan berita terbaru seputar desa langsung ke email Anda.





